New Brand part One (ga jauh jauh tentang Desain grafis)
Tentang sebuah orisinalitas dan hak cipta sebuah karya. Dewasa ini sering banget tuh yang memperjuangkan hak nya, terutama hak kepemilikan sebuah karya. Agaknya bangsa ini mulai sadar akan mahalnya sebuah ide. Senyum kecut pertanda terimakasih (yang kecut pula) atas banyak di “curinya” kreatifitas budaya Indonesia oleh tetangga kita
. Betul juga ungkapan pepatah antah berantah yang berkoar “Manusia baru merasa memiliki, jika mereka merasa kehilangan”. Ayo negri2 tetangga kalo ada kesenian kite yang bagus dan belum diakui, auin aja . @#%$$&%&
Terlepas dari royalti, money atau apalah. Suatu karya itu emang perlu pakek banget. Kesadaran akan mahalnya suatu ide itulah yang memunculkan suatu pergerakan untuk mendirikan BRAND (bagi yang mengangap brand = band ta hadiahi jari tengah >:P). Hal ini bukan tergolong baru, karena lama berselang saya udah bikin suatu brand. Cuman bedanya kalo dulu masih berkisar seperti “ini lo karya saya” dengan logo berbentuk stempel. Filosofi dari stempel sendiri adalah tanda bahwa “syah” atau “hak milik” .
Tanpa menghilangkan brand lama saya, terkuak ide untuk membikin brand baru(gue acungin 2 jari tengah kalo masih ada yang nganggep brand = band). Kali ini lebih bertujuan atau berharap bahwa nantinya brand saya ini menghasilkan sesuatu yang riel. Mungkin film, atau yang paling riel karya desain grafis yang bisa dijual (kali ini bener2 ngomongin duit, maklum nyari tambahan jadi gigolo ga laku).
ehhehehehehe
saya suka KONTROVERSI…..(cuman karna kontroversi sesuatu itu mudah diinget, tanpa keinginan buat jadi terkenal secara instand).
pengen tau lebih lanjut tentang brand baru ane…. ditunggu keterangan lebih kanjutnya.


Meluuuu~~
wiiih… mantab sam… setubuh aq mbek kontroversi lho… he
Nafi’